SIMALUNGUN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan saat Salat Subuh berjamaah pada Sabtu dini hari (14/3/2026) di sejumlah masjid wilayah hukum Polres Simalungun. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan kepolisian selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Pengamanan dimulai pukul 05.00 WIB, bersamaan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melaksanakan ibadah Subuh. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran tugas petugas di lapangan.
Kasat Lantas IPTU Devi Siringo-Ringo, S.H., S.Sos., M.H., menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di sekitar masjid. “Kami memastikan masyarakat dapat berangkat dan pulang dari masjid dengan aman tanpa hambatan,” ujarnya.
Lokasi pengamanan mencakup Masjid Asy-Syuhada di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar; Masjid Taqwa di Perdagangan, Kecamatan Bandar; serta Masjid Raya Saribudolok di Kecamatan Silimakuta. Personel ditempatkan di titik strategis untuk mengatur arus kendaraan, membantu penyeberangan jamaah, serta memastikan area parkir tidak mengganggu pengguna jalan.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk tetap mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, khususnya pada dini hari saat jalan relatif sepi. “Kedisiplinan pengguna jalan sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” kata salah satu personel.
Kegiatan pengamanan dipimpin oleh IPDA Yancen Hutabarat, S.H., selaku perwira pengendali (Padal), bersama personel Satlantas lainnya. Selama pelaksanaan Salat Subuh, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, tanpa kemacetan, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas.
Masyarakat menyambut positif kehadiran polisi. Seorang warga mengatakan, “Kami merasa tenang karena ada polisi yang mengatur jalan.”
Kasat Lantas menegaskan, pengamanan kegiatan keagamaan akan rutin dilakukan, khususnya pada Salat Tarawih, Subuh berjamaah, dan kegiatan yang melibatkan banyak jamaah. Selain menjaga kelancaran lalu lintas, kehadiran petugas juga berfungsi sebagai langkah preventif terhadap potensi tindak kriminal, termasuk pencurian kendaraan di area parkir masjid.
Dengan pengamanan terpadu ini, masyarakat diharapkan dapat melaksanakan ibadah Ramadan dengan aman, tertib, dan khusyuk. Seluruh kegiatan pengaturan Salat Subuh berakhir dengan situasi tetap kondusif, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Simalungun.
Red
