MAKASSAR — Memasuki usia ke-46 tahun, Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI) diharapkan semakin memperkuat persatuan, merawat semangat kebangsaan, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
Momentum peringatan HUT ke-46 IARMI pada 28 Oktober 2026 menjadi kesempatan bagi seluruh alumni Resimen Mahasiswa di berbagai penjuru Tanah Air untuk kembali merapatkan barisan, mempererat tali persaudaraan, serta menyatukan langkah dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ajakan tersebut disampaikan Yusri Yunus, S.H., M.H., alumni Menwa Wolter Monginsidi Sulawesi Selatan. Dari Indonesia Timur, ia mengajak seluruh keluarga besar IARMI untuk senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan menjadikan nilai-nilai bela negara sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
“Empat puluh enam tahun perjalanan IARMI merupakan bagian dari sejarah pengabdian dan kecintaan terhadap Tanah Air. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dan kembali bersatu dalam satu semangat, yakni menjaga keutuhan NKRI serta memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar Yusri.
Menurutnya, kekuatan IARMI tidak hanya terletak pada usia organisasi maupun jumlah alumninya, tetapi juga pada komitmen setiap anggotanya dalam menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, dan mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia menegaskan, seluruh alumni Menwa di mana pun berada memiliki tanggung jawab moral untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan, serta jiwa kesatria yang telah dibangun sejak masa pendidikan Resimen Mahasiswa.
Yusri juga berharap IARMI semakin berperan sebagai perekat persatuan bangsa, wadah pengembangan potensi alumni, sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan.
“Jangan sampai perbedaan pandangan membuat kita kehilangan semangat kebersamaan. Kita berasal dari latar belakang yang beragam, tetapi memiliki ikatan sejarah dan semangat pengabdian yang sama. Karena itu, mari terus menjaga kekompakan, saling mendukung, dan bergerak bersama untuk kemajuan IARMI dan Indonesia,” tambahnya.
Perjalanan Pengabdian Bersama Resimen Mahasiswa
Sebagai bagian dari keluarga besar IARMI, Yusri Yunus memiliki rekam jejak pengabdian di lingkungan Resimen Mahasiswa. Ia mengikuti Pendidikan Dasar Menwa Angkatan ke-28 pada tahun 2000 di Rindam VII/Wirabuana, Pakatto.
Pada tahun 2003, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Komandan Menwa Yon 707 Universitas Bosowa 45 Makassar. Selanjutnya, ia menjabat Kepala Staf Menwa Wolter Monginsidi Provinsi Sulawesi Selatan periode 2009–2013.
Ia juga tercatat sebagai alumni Menwa DP.Kom Universitas Bosowa 45 bidang Monitoring dan Evaluasi serta alumni Menwa DPP IARMI Wolter Monginsidi Provinsi Sulawesi Selatan bidang Hukum dan Advokasi.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang memperkuat komitmennya terhadap nilai-nilai kedisiplinan, persaudaraan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, serta negara.
Bersatu dan Bergerak Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam momentum HUT ke-46 ini, Yusri mengajak seluruh alumni IARMI menjadikan semangat Widya Castrena Dharma Sidha sebagai pengingat akan pentingnya perpaduan ilmu pengetahuan, keprajuritan, dan pengabdian dalam membangun karakter generasi bangsa.
Ia juga menyerukan pentingnya menjaga semangat Ekata Seva Desha, memperkuat persatuan, serta membangun sinergi lintas generasi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Baginya, pengabdian seorang alumni Menwa tidak berhenti ketika masa pendidikan atau tugas organisasi berakhir. Semangat tersebut harus terus hidup dalam profesi, lingkungan sosial, dan berbagai bidang pengabdian yang dijalani.
“Harapan kita, IARMI semakin solid, semakin maju, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita buktikan bahwa alumni Menwa mampu menjadi pelopor pembangunan yang membawa semangat persatuan, keteladanan, dan bela negara di mana pun berada,” tuturnya.
Menutup pesannya, Yusri Yunus menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-46 DPN IARMI Indonesia, seraya berharap organisasi ini terus tumbuh menjadi kekuatan pemersatu bangsa dan wadah pengabdian yang memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.
“Selamat Dirgahayu ke-46 IARMI Indonesia, 28 Oktober 1980–28 Oktober 2026. Mari rapatkan barisan, jaga persatuan, rawat kebersamaan, dan terus kobarkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta bela negara. IARMI Bersatu, Indonesia Maju! IARMI Bangkit, IARMI Jaya, IARMI untuk Indonesia. Bersama kita melangkah, bertransformasi, dan menginspirasi demi Indonesia Emas 2045. Salam WCDC dari Indonesia Timur. Tetap semangat, jangan kendor! Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rida dan perlindungan-Nya kepada kita semua. Amin. EWAKO!”
Sumber: Yusri Yunus, S.H., M.H.
Penulis: Kanda Ali
