MAKASSAR — Keberhasilan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (MUSPROV) III Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Wolter Mongisidi Sulawesi Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan estafet pengabdian organisasi. Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan Yusri Yunus, S.H., M.H., kader DP.Kom IARMI Universitas Bosowa 45 Makassar, yang menilai keberhasilan kegiatan itu tidak terlepas dari kerja keras panitia dan soliditas jajaran pengurus DPP IARMI Sulawesi Selatan.
Menurut Yusri, terselenggaranya MUSPROV III dengan baik merupakan hasil dari kolaborasi, komunikasi, dan semangat kebersamaan seluruh unsur yang terlibat. Ia berharap kerja kolektif yang telah terbangun tidak berhenti setelah musyawarah selesai, tetapi terus menjadi kekuatan dalam mengembangkan organisasi dan menjaga persaudaraan keluarga besar Resimen Mahasiswa di Sulawesi Selatan.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran IARMI untuk melangkah menuju agenda selanjutnya, yakni pelantikan ketua terpilih dan pengukuhan pengurus DPP IARMI Sulawesi Selatan periode 2026–2030.
Pelantikan di Lapangan Hasanuddin Jadi Agenda Berikutnya
Pasca-MUSPROV III, jajaran IARMI Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan pelantikan Lakanna, S.H., M.H., sebagai ketua terpilih, bersama pengukuhan kepengurusan periode 2026–2030.
Agenda tersebut direncanakan berlangsung secara terbuka di Lapangan Hasanuddin, Makassar, pada November 2026, dengan persiapan yang diarahkan menuju akhir bulan. Pelaksanaan di ruang terbuka diharapkan menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih luas sekaligus menjadi momentum untuk memperlihatkan eksistensi IARMI di tengah masyarakat.
Kegiatan itu juga direncanakan melibatkan sekitar 1.000 personel anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) dan IARMI. Besarnya rencana keterlibatan peserta membuat koordinasi kepanitiaan, kesiapan teknis, dan sinergi antarpengurus menjadi perhatian penting dalam proses persiapan.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi MUSPROV III sekaligus persiapan pelantikan yang berlangsung di Rumah Makan Seruni, Jalan Bau Mangga Nomor 23, Makassar.
Dalam pertemuan itu, panitia menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan MUSPROV III yang dilaporkan telah diterima dalam rapat. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk mengevaluasi kegiatan sebelumnya sekaligus menyusun langkah-langkah yang diperlukan agar agenda pelantikan dan pengukuhan mendatang dapat terlaksana dengan baik.
Pada kesempatan yang sama, penghargaan turut disampaikan kepada Drs. H. Bahar Ngitung, M.B.A., atas pengabdian dan kepemimpinannya selama kurang lebih 10 tahun dalam memimpin IARMI Sulawesi Selatan.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi bagian dari kesinambungan organisasi. Di bawah kepemimpinan Lakanna, S.H., M.H., IARMI Sulawesi Selatan diharapkan mampu menjaga program-program yang telah berjalan, memperkuat konsolidasi internal, serta membuka ruang yang lebih luas bagi kaderisasi dan pengembangan organisasi.
Yusri Yunus Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Pengabdian
Bagi Yusri Yunus, keberhasilan MUSPROV III tidak semestinya hanya dipandang sebagai pencapaian sebuah kegiatan organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan anggota, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara berkelanjutan.
Ia memandang bahwa organisasi yang kuat bukan hanya ditentukan oleh susunan kepengurusan, melainkan juga oleh kemauan para kader untuk terus belajar, menjaga komunikasi, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.
Semangat tersebut juga berkaitan dengan rencana pelantikan ketua terpilih DP.Kom IARMI Universitas Bosowa 45 Makassar, Usman Natsir, S.E., M.Si., yang diarahkan untuk dilaksanakan setelah agenda pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP IARMI Sulawesi Selatan.
Pelantikan tingkat komisariat itu direncanakan berlangsung di lapangan terbuka lingkungan Kampus Universitas Bosowa 45 Makassar. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan IARMI di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali Resimen Mahasiswa kepada kalangan mahasiswa.
Melalui pengenalan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik mengenal dan bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa.
Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, pengabdian, serta semangat kebangsaan menjadi landasan penting yang perlu terus ditanamkan kepada kader muda. Dengan demikian, proses kaderisasi tidak hanya menghasilkan penerus organisasi, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu berkontribusi positif bagi lingkungan kampus, masyarakat, dan bangsa.
Perluas Sinergi dengan Lingkungan Akademik
Selain membahas pelantikan dan pengukuhan pengurus, rapat tersebut turut menyinggung rencana pengangkatan anggota kehormatan IARMI Sulawesi Selatan, termasuk usulan terhadap Rektor Universitas Bosowa 45 Makassar.
Rencana tersebut akan mengikuti mekanisme organisasi melalui penerbitan surat keputusan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI.
Upaya ini diharapkan dapat memperluas jejaring kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama antara IARMI dan lingkungan akademik, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda, pengembangan kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Sinergi dengan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu ruang strategis untuk menjaga relevansi organisasi di tengah perkembangan zaman. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, IARMI diharapkan tetap menjadi wadah yang mampu merawat semangat pengabdian sekaligus mendorong lahirnya kader-kader yang memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Sementara itu, pembubaran panitia MUSPROV III dan panitia pelantikan serta pengukuhan pengurus juga direncanakan berlangsung di kawasan wisata alam Bantimurung, Kabupaten Maros.
Rencana tersebut menjadi bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi atas waktu, tenaga, dan kontribusi para panitia yang telah bekerja menyukseskan agenda organisasi. Kebersamaan di luar forum resmi diharapkan turut mempererat hubungan personal di antara pengurus dan anggota.
Menjaga Kekompakan untuk Masa Depan IARMI
Yusri Yunus menilai bahwa perjalanan organisasi membutuhkan lebih dari sekadar keberhasilan menyelenggarakan kegiatan. Konsistensi, komunikasi yang terbuka, serta kesediaan untuk saling mendukung merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan kekompakan di antara seluruh unsur organisasi.
Menurutnya, setiap tahapan, mulai dari musyawarah, evaluasi, hingga pelantikan dan pengukuhan pengurus, memiliki arti penting dalam membangun fondasi organisasi yang lebih baik.
Keberhasilan MUSPROV III pun diharapkan menjadi awal bagi penguatan program kerja, peningkatan kualitas kader, serta perluasan sinergi dengan berbagai pihak pada periode kepengurusan 2026–2030.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan dari seluruh jajaran, IARMI Sulawesi Selatan diharapkan mampu menyelenggarakan pelantikan dan pengukuhan pengurus secara tertib, khidmat, dan bermakna.
Bagi keluarga besar IARMI, pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, melainkan kesempatan untuk meneruskan pengabdian, merawat nilai-nilai perjuangan Resimen Mahasiswa, dan memperkuat persaudaraan lintas generasi.
Semangat itulah yang diharapkan terus terjaga setelah MUSPROV III, sehingga IARMI Sulawesi Selatan semakin solid, semakin dekat dengan generasi muda, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa.
Keterangan Narasumber
Yusri Yunus, S.H., M.H., merupakan kader DP.Kom IARMI Universitas Bosowa 45 Makassar yang mengikuti rapat evaluasi MUSPROV III dan pembahasan persiapan pelantikan serta pengukuhan pengurus DPP IARMI Sulawesi Selatan periode 2026–2030.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan jajaran pengurus atas kerja sama yang telah mengantarkan MUSPROV III terlaksana dengan baik. Ia juga berharap seluruh tahapan persiapan menuju pelantikan mendatang dapat berjalan lancar dengan mengedepankan koordinasi, kekompakan, dan semangat pengabdian bersama.
Redaksi
